banner 970x250
banner 970x250 banner 325x300
TRIAS POLITIKA

Benarkah Oknum Satpol PP Ada Perintah Atasan?

61
banner 970x250 banner 970x250


Plt Sekda Gowa:Adakah Atasan Inginkan Pelanggaran?

banner 468x60

MEDIAKTUAL.COM – GOWA :

Eksposan dan publikasi media cetak dan online penganiayaan terhadap pemilik Warkop pasangan suami-isteri (pasutri) Ivan-Riyani Kasturi dalam pengawasan ketat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan masyarakat (PPKM) Tim 4 yang dikomandani Plt.Sekda Gowa, Dra Kamsina, MM malam kala itu.


Insiden itu, sekejap.heboh dan viral di jahat maya.

Bahkan, tak sedikit muncul interpretasi dan analisa beragam memandang-meneropong penanggung jawab Tim 4 dan video yang beredar rekaman peristiwa awal hingga akhir.


Video vulgar dan transparan sosok yang komat-kamit, tak sedikit di medsos berasumsi dan berspekulasi pemukulan ini terjadi atas perintah Plt Sekda Gowa, Dra Kamsina MM selaku penanggung jawab lapangan sehingga harus turut di periksa aparat Polres Gowa, baik dugaan perintahnya pandangan dan penglihatan di video yang veredar membungkus peristiwa kejadian malam itu maupun selaku penanggung jawab dalam Tim 4 PPKM yang dipimpinnya.


Sehingga kejadian yang berbuntut penganiayaan pasutri tak ada alasan untuk tidak bertanggung baik secara moral maupun hukum.


Maraknya interpretasi terhadap video dan analisa bagaikan asumsi dan spekulasi membangun opini di medsos yang terlanjur viral.


Jurnalis Senior media cetak dan Online Burhanuddin Nas Daeng Mangung bersama Jurnalis Benua News Syahri Budiman Kepala BiroSulsel berusaha mengonfirmasi di ruang kerja Plt.Sekda Gowa, Jumat(23/7) sekitar 15.00 meskipun harus sabaran menunggu waktu lama lantaran sejumlah Kepala Dinas keluar masuk di ruang kerja Kepala Staf alias Sekretaris Daerah.


Hj.Kamsinah mengatakan, adakah atasan alias pejabat apa saja terlebih dalam pemerintahan yang menyuruh dan menerintahkan bawahannya berlaku dan bertindak melanggar hukum, apalagi mengandung unsur tindak pidana?


Menurutnya, Insyaa Allah pasti tak ada baik dari sudut aturan maupun logika.


Aksioma teori dan implementasi itu tentu sulit di bantah, apalagi cuma nonton dan menyaksikan video di malam peristiwa lalu diinterpretasikan membangun asumsi dan spekulasi.
Interpretasi, asumsi dan spekulasi yang demikian itu bisa,” berdosa,” timpalnya.

Sekda sendiri, hanya berkomentar singkat gegara harus melayani Kadis Peternakan dan Perkebunan Gowa.


Bahkan, tak tanggung mengarahkan interpretasi dan asumsi itu pada Burhanuddin Nas, mantan Kepala Kelurahan masa PNS dengan pertanyaan menohok,” pernahkah atasanmu Pak Camat memerintahkan berlaku dan bertindak melanggar hukum alias berbuat salah?

“Yah, tentu tidak pernah kecuali yang baik dan yang bermanfaat dan berguna,” ketusnya.(red)

REDAKTUR : Burnas

banner 970x250 banner 970x250