Penyair DKM Ahmadi Haruna Beri Kado Karya Sastra
MEDIAKTUAL.COM – MAKASSAR :
Kepala Sekolah SMAN 4 Makassar H.Syafruddin M, S.Pd, M.Pd yang baru saja mengikuti bimbingan teknis keterampilan program kewirausahaan di Bogor, kembali disambut kado istimewa dari penyair Dewan Kesenian Makassar (DKM) Ahmadi Haruna berupa karya sastra – puisi.
Pemberian bingkai puisi kepada H.Syafruddin menambah daftar deretan panjang nama -nama orang yang berprestasi yang pernah diberikan oleh pekerja seni Ahmadi Haruna,yang juga seorang teaterawan.
Penulis menuturkan materi yang diungkapkan dengan bahasa yang sederhana dalam puisi, merupakan hasil pergumulan dari berbagai kerja yang dilakukan Kepsek SMAN 4, yang diolah jadi sebuah karya sastra.
“Saya banyak mengikuti dan mencatat beberapa penghargaan yang telah diperoleh beliau,salah satunya adalah sebagai kepala sekolah BERPRESTASI tahun lalu. Nah, selaku pekerja seni – saya mencoba mengembara ke kepala beliau, kejantung dan hatinya dan inilah hasilnya puisi berjudul ” Pendakian Karier ,” tandas Ahmadi Haruna.
Penyair, Penulis dan Jurnalis Senior tersebut, puisinya lahir tanpa pretensi macam-macam.
Pasalnya, terang Ahmadi bahwa dalam hidup ini seseorang memerlukan catatan perjalanan hidupnya.
“Yah…kebetulan saya punya talenta diberikan oleh Allah SWT kemampuan menulis catatan seseorang maka lahirlah puisi untuk H.Syafruddin,” katanya.
Aktor senior yang telah membintangi beberapa film, sinetron dan teater panggung, baik regional maupun nasional itu bahwa jejek karir Syafruddim tergolong mulus dan patut diapresiasi.
Apalagi, imbuh Ahmadi, yang juga Wapemred MEDIAKTUAL.COM bahwa sejumlah penghargaan dari pemerintah berhasil diraihnya.
“Makanya, saya pun harus demikian memberi untai kata pada beliau ‘ untuk dipahami bahwa puisi kadang lebih tajam dari ucapan lisan,” pungkasAhmadi Haruna, yang dalam waktu dekat akan launching buku Menembus Mimpi buat Andi Sudirman Sulaiman.
Sementara, menurut Asrul wartawan Tegas yang menyerahkan kado puisi kepada Kepsek SMAN 4, diruang kerjanya, merespont dan sangat luar biasa menerimanya,
Justeru, beliau mengaku lama tidak tatap muka dengan sang penulis dan titip salam buat Ahmadi Haruna.
” Ini saya jadi terperangah, lho ini karya lahir tanpa pernah wawancara atau berkomunikasi,” ungkap Asrul yang lebih populer disapa pak Asse.
Data diperoleh media ini menunjukkan, karya karya puisi Ahmadi Haruna, pekerja seni yang dikenal tak pernah lelah ini telah banyak menghiasi ruang kerja dan rumah pejabat, tokoh masyarakat dan manusia – manusia berprestasi yang menurut kepala sang penyair layak untuk di – puisikan.(AH-Buloa/red)
Langsung ke konten














