Sudirman : Sabarki, Insya Allah Ada Hikmahnya
MEDIAKTUAL.COM – JENEPONTO :
Tiga daerah di Sulsel yang dilanda banjir yakni Jeneponto, Bantaeng fan Sinjai, saat ini tengah berpacu melakukan pembersihan dari sisa-sisa kotoran atau sampah yang terendam air.
Khusus di Kabupaten Jeneponto, pasca banjir tersebut, Plt.Gubernur Sulsel Sudirman Sulaiman turun langsung memantau lokasi yang terdampak banjir, Jumat 9 Juli 2021.
Salah satu wilayah paling parah diamuk banjir yakni wilayah Kecamatan Tarowang, tepatnya Desa Tarowang.
Di kecamatan yang berbatasan dekat wilayah Kabupaten Bantaeng itu, Sudirnan membawa beragan bantuan yang sifatnya darurat.

Didampingi Bupati Jeneponto Iksan Iskandarl, bantuan yang diberikan warga atau korban banjir, berupa sembako, tikar, selimut, masker dan bantuan lainnya.
“Hari ini kita kunjungi titik bencana banjir di Desa Tarowang. Ada rumah terdampak, ada juga ternak, tadi juga dilaporkan ada yang meninggal satu orang (korban meninggal) karena terkejut. Kita tentu turut menyampaikan prihatin dan duka cita,” ujar Plt.Gubernur Sulsel itu.
Pejabat berdarah Bugis Bone itu mengaku, akan segera merespon permintaan Pemkab Jeneponto mengenai surat tanggap darurat. Serta menunggu hasil analisis mengenai terjadinya banjir ini.
“Kita menunggu analisis dari PU Kabupaten karena ada jalan kewenangan nasional, maka provinsi menunggu surat dari kabupaten dan diteruskan ke kementerian,” katanya.
Dihadapan sejumlah warga yang terdampak, Sudirman memberi motivasi dan spirit agar tetap bersabar dalam menghadapi cobaan bencana ini.
Juga, selalu mengingatkan masyarakat dalam.beraktivitas untuk selalu patuh dengan protokol kesehatan.
“Sabarki, Insya Allah ada hikmahnya. Tetap ki jaga kesehatan, jaga imun, perketat protokol kesehatan, serta banyak-banyak berdoa. Salamakki,” pesannya adik kandung Mantan Mentan RI Amran Sulaiman.
Di lokasi banjir tersebut, Sudirman pun menginstruksikan kepada OPD terkait untuk memberikan bantuan kebutuhan mendesak korban banjir maupun tim TRC.
Sebelum meninggalkan Butta Turatea, pelanjut pemerintahan Nurdin Abdullah yang terseret hukum dugaan Korupsi itu, juga menyuntik dana untuk bencana banjir.
Bantuan dana secara simbolis yang diserahkan di Rumah Jabatan Bupati Jeneponto sebesar Rp 3 miliar.
“Total bantuan yang kita berikan Rp 3,5 miliar, berupa bantuan keuangan dan untuk penanganan banjir. Peruntukannya, untuk pembangunan sarana pendukung dry port, rehabilitasi jaringan daerah irigasi Topa, pencegahan stunting dan gizi buruk,” terang Sudirman Sulaiman.
Disebutkan, pembangunan lokasi pergudangan untuk dry port ini sebagai hub alias tempat yang di dalamnya terjadi aktivitas transit barang atau persinggahan barang di selatan di Sulsel.
Dry port ini akan menjadi feeder menuju pelabuhan besar, Makassar New Port (MNP).
Untuk diketahui, Pemprov Sulsel telah melakukan perjanjian kerjasama (PKS) bersama PT. Pelindo IV dan Pemkab Jeneponto untuk pembangunan lokasi tersebut.

“Diharapkan bantuan keuangan ini bisa dimanfaatkan untuk pembangunan yang in line dengan program Pemkab Jeneponto,” paparnya.
Setidaknya, melalui bantuan tersebut, bisa membantu dalam upaya pemulihan ekonomi di tengah kondisi pandemi Covid-19.
Sementara itu, Bupati Jeneponto Iksan Iskandar sangat berterima kasih dan mengapresiasi perhatian Pemprov Sulsel atas bantuan dana pasca banjir.
“Alhamdulillah, kita bersyukur kedatangan Bapak Gubernur dapat menyuppor dan menyemangati warga yang terdapat. Insya Allah, setelah dilakukan pendataan pemda akan membantu meringankan para korban banjir, termasuk pembenahan beberapa infrastruktur yang rusak parah,” janji Bupati Jeneponto dua periode itu.(rir/red)
KORLIP : Saiful Daeng Ngemba
Langsung ke konten














