banner 970x250
banner 970x250 banner 325x300
SKANDAL

Aksi ‘Koboi’ Dua Wakil Rakyat Bone, Memalukan !

218
banner 970x250 banner 970x250

MEDIAKTUAL.COM – BONE :

banner 468x60

Aksi ‘koboi’ kembali dipertontonkan wakil rakyat ke publik.

Kali ini, terjadi di Kabupaten Bone Sulsel, dimana dua anggota DPRD nyaris terlibat adu jotos saat rapat paripurna membahas soal dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di ruang rapat DPRD Bone, Kamis (8/7).

Awalnya,  suasana rapat berjalan kondusif namun tiba-tiba berubah gaduh dan tegang setelah H Saipullah Latif Manyala dari Partai Bulan Bintang (PBB) berdebat kusir dengan Andi Muh Salam, Ketia Fraksi Nasdem.

Salam menyebutkan, Pemerintah Daerah (Pemda) Bone tidak pernah menyampaikan ke DPRD soal adanya bunga sekitar 6,19 persen dari dana PEN.

“Tentunya pemda ini mencoreng marwah dari DPRD,”  ketusnya  dalam rapat.

Kemudian, Ketua Komisi I DPRD Bone, Saipullah Latih Manyala berbicara. Ia menilai pernyataan Salam janggal.

“Ini sedikit menggelitik. Seolah-olah anggota DPRD pembawa aspirasi,” timpalnya.

Mendengar ocehan itu, Andi Muh Salam menantang bahwa tidak perlu banyak sandiwara dan meminta anggota DPRD tidak selalu membohongi masyarakat.

“Jangan mau selalu bersandiwara. Apa hasil rapat disampaikan di sini. Jangan kita membohongi masyarakat,” sentilnya.

Di sela perdebatan sengit, tiba-tiba Andi Muh Salam memukul meja lalu melempar botol air dan dibalas Saipullah dengan memukul meja sehingga keduanya naik pitam dan nyaris berkelahi di dalam ruang rapat.

Namun, ketegangan tersebut dapat dilerai anggota DPRD lainnya yang ada di ruangan rapat, sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Meskipun sudah dilerai namun emosi keduanya tersulut seraya saling berteriak lantang.

Adegan memalukan dua wakil rakyat inipun sangat disesalkan masyarakat.

Pasalnya, dengan status sebagai anggota dewan yang notabene ‘terhormat’ toh sikapnya sangat tidak mencerminkan sebagai sosok intelektual.

Aksi yang tak layak dipertontonkan wakil rakyat seperti ini sudah berulang kali terjadi di Gedung DPRD Bone.

Dari insiden tersebut, Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Bone telah memanggil dan memediasi keduanya untuk menentukan apakah terdapat pelanggaran etik atau tidak.

Sampai berita ini terpublis, dua politisi itu sudah berdamai dan saling memaafkan.(bs/red)

banner 325x300 banner 970x250 banner 970x250