DLH Jeneponto Gelar Sosialisasi Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat
MEDIAKTUAL.COM – JENEPONTO :
Menciptakan lingkungan sehat, bersih dan bebas sampah, itulah komitmen Pemkab Jeneponto yang tidak bisa ditawar-tawar lagi.
Untuk.mewujudkannya, tentu tidak semudah membalikkan telapak tangan, tetapi diperlukan kesadaran dan sinergitas seluruh elementasi masyarakat.
Harapan itulah, yang terus didorong Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jeneponto, bagaimana lingkungan sekitar kita selalu terjaga (bersih) dan terbebas dari sampah.

Terkait problema sampah tersebut, setidaknya menjadi topik bahasan dalam kegiatan sosialisasi Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat, yang dihelat Dinas Lingkungan Hidup.
Sosialisasi ini, dihadiri Bupati Jeneponto Drs.H.Iksan Iskandar, M.Si, berlangsung di Ruang Pila Kantor Bupati, pada penghujung Mei 2021.
Tujuan sosialisasi tersebut , sebagai upaya menjadikan daerah yang sehat, bersih bebas sampah dalam mewujudkan Jenepoonto Smart.
Dihadapan bupati, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jeneponto, Muh Basuki Baharuddin, SE ,mengajak Forkopimda, Camat, Lurah, Kepala Desa, pelaku usaha serta stakeholder lainnya untuk memfasilitasi pengembangan dan melaksanakan penanganan pemanfaatan sampah di wilayahnya masing-masing.
“Kegiatan sosialisasi ini merupakan upaya pembekalan secara teoritis sekaligus praksis kepada para peserta dalam pengolahan sampah berbasis masyarakat, sosialisasi ini dilaksanakan berdasarkan UU, perpres, dan Perbub dengan harapan para peserta terbekali secara teori dan praksis dalam mengelolah sampah di wilayah atau istansi masing-masing,” ungkaonya.
Selain, terang mantan Camat Binamu itu bahwa pada pelaksanaannya, pemerintah telah bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memfasilitasi penyediaan sarana dan prasarana termasuk kesiapan kendaraan pengangkut sampah.
“Pemkab Jeneponto telah memiliki banyak armada pengangkut, beberapa kelurahan dan desa juga sudah dibentuk Bank sampah dengan berbagai macam kegiatan pengolahan sampah,” jelas Karaeng Lili, sapaan akrab Basuki Baharuddin.
Sementara itu, Bupati Iksan Iskandar mengapresiasi serta mengajak seluruh peserta agar bahu-membahu dalam menciptakan lingkungan yang sehat, bersih dan bebas sampah.
“Kegiatan ini patut untuk disupport. Saya berharap kepada seluruh yang hadir agar berkontribusi dan menjadi pioner dalam mengelola sampah di wilayah atau instansi masing-masing,” pintanya.
Mantan Sekda Jeneponto di era kepemimpinan Bupati Al.Radjamilo itu menyatakan, dalam menyambut kontestasi pemilihan kepala Desa mendatang, setiap calon menjadi motor penggerak penghijauan dengan menanam 100 pohon sebagai syarat kelulusan.
“Nantinya, setiap calon Kepala Desa harus menjadi contoh dan penggerak di desa masing-masing dengan menanam 100 pohon,” harapnya.
Kedepan, janji Iksan Iskandar, dia akan akan jadikan syarat kelulusan, sebagai wujud kebersamaan dalam mencipta lingkungan yang baik, sehat, bersih dan bebas sampah.

“Intinya, soal pengelolaan sampah ini, semua pihak harus terlibat didalamnya,” tegas bupati dua periode itu mengingatkan.
Kegiatan sosialisasi inipun, diwarnai pemberian penghargaan kepada beberapa instansi dan pegiat lingkungan dalam upaya pengolahan sampah..
Penghargaan yang diserahkan langsung Bupati Iksan Iskandar, diterima Polres, Kodim 1425, ank Sampah Appakabaji Desa Kayuloe Timur, Bank Sampah Jeka Empoang, Bank Sampah Desa Barana, Bank Sampah Desa Tonrokassi Timur, Bank Sampah Desa Borong Tamalatea dan Bank Sampah Kelurahan Biringkassi.
Turut hadir, jajaran Forkopimda, para Kepala Wilayah Kecamatan, Kepala Kelurahan dan Desa serta pegiat lingkungan dan 50 orang peserta sosialisasi dari 11 kecamatan.
Langsung ke konten














